Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) merupakan organisasi mahasiswa yang berdiri pada 5 Februari 1947 di Yogyakarta atas prakarsa Lafran Pane. Sejak awal berdirinya, HMI terus berkembang dan menjangkau berbagai wilayah di Indonesia, termasuk kawasan Sulawesi Tenggara.
Kehadiran HMI di wilayah Buton tidak terlepas dari peran mahasiswa daerah yang menempuh pendidikan di kota-kota seperti Kendari, Makassar, maupun Yogyakarta. Sepulangnya ke Baubau, mereka membawa semangat dan nilai-nilai perjuangan HMI, yang kemudian mulai tumbuh dan dikenal di lingkungan kampus.
Memasuki akhir dekade 1980-an, tepatnya sekitar tahun 1988 hingga 1990, terbentuklah HMI Cabang Persiapan Buton. Pada masa ini, aktivitas organisasi mulai menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan, terutama melalui kegiatan kaderisasi dasar seperti Latihan Kader I (LK I), meskipun pembinaan masih berada di bawah cabang yang lebih besar.
Seiring bertambahnya jumlah kader, terbentuknya komisariat, serta meningkatnya dinamika organisasi, HMI kemudian berkembang menjadi HMI Cabang Baubau. Cabang ini berperan sebagai pusat pembinaan kader di wilayah Kepulauan Buton, yang meliputi Baubau, Buton, Buton Selatan, Buton Tengah, hingga sebagian wilayah Wakatobi.